Menu Close

Ingin jadi Pahlawan lingkungan tanpa harus keluar rumah? Lakukan 3 hal ini

Hari Lingkungan Hidup

Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day (WED) dirayakan setiap 5 juni setiap tahunnya. Untuk tahun 2020, Kolombia dipilih Program Lingkungan PBB (UNEP) menjadi tuan rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2020 dalam kemitraan dengan Jerman

Tema besar Hari Lingkungan Hidup Dunia 2020 yang dirayakan Jumat, (5/6) ini adalah Time For Nature dengan fokus pada “Keanekaragaman Hayati” atau “Biodiversity”. Keanekaragaman hayati menjadi bagian dari kehidupan manusia yang diwujudkan dari makanan sampai obat-obatan.

Makanan dan obat-obatan pastilah kita butuhkan. Bayangkan kalau bahan makanan yang kita konsumsi terbatas pada hewani saja. Kebutuhan dan keseimbangan gizi kita pasti terganggu. Belum lagi kebutuhan obat-obatan yang banyak berasal dari tumbuhan. Minuman kesehatan herbal dan jamu-jamuan sangat kita butuhkan saat ini untuk melawan bakteri dan virus. Yang lebih gawat lagi, bahan dasar kosmetik yang kita gunakan atau orang-orang tercinta kita juga berasal dari tumbuhan.

Jadi, kita sebagai manusia sangat bergantung pada keanekaragaman hayati ini. Apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menjaga keanekaragaman hayati? Adakah aktifitas sederhana yang bisa dilakukan di rumah

Berikut adalah aktifitas sederhana yang penting untuk menjaga keanekaragaman hayati dan bisa dilakukan di rumah

1. Mulai Menanam tumbuhan dan tanaman obat di rumah

Indonesia mempunyai sekitar seribu spesies tanaman obat. Tanaman obat tersebut dapat ditanam di rumah sebagai tanaman obat keluarga (toga). Selain itu, teknologi yang terus berkembang membantu industri jamu atau obat tradisional untuk mengetahui manfaat dari setiap bagian tanaman yang berkhasiat. Penggunaan tanaman sebagai obat ini lebih aman dan mengurangi efek samping. Contoh beberapa tanaman obat yang sering digunakan yaitu tanaman jahe, kencur, temulawak, daun sirih, kayu putih, buah mengkudu dan alang- alang

Ekstrak lidah buaya untuk shampo. Ekstrak bunga mawar untuk aroma bedak. Ekstrak teh hijau, bengkoang dan kelapa juga sering digunakan dalam berbagai jenis produk kosmetik


2. Menghemat energi dan mengurangi polusi udara

Kurangi emisi karbon Anda. Kita sudah pernah mendengarnya ratusan kali: Membakar bahan bakar fosil adalah hal buruk untuk lingkungan hidup. Meskipun emisi karbon manusia sudah pasti telah terhubung dengan perubahan iklim, banyak yang tidak menyadari bahwa mereka juga sesungguhnya memberikan dampak langsung terhadap keanekaragaman hayati planet Bumi
Perubahan iklim akan mengarah pada lenyapnya habitat alami dan menciptakan kondisi lingkungan yang lebih menekan sehingga mendorong spesies terancam ke arah kepunahan. Oleh karena itu, memperlambat perubahan iklim dengan mengurangi emisi merupakan satu cara efektif untuk menjaga keanekaragaman hayati. Biasanya, hal ini dapat dilakukan dengan menurunkan konsumsi energi kita. Sebagai contoh, Anda bisa mencoba untuk:

  • Membeli mobil beremisi nol, atau minim emisi, sebagai kendaraan Anda.
  • Menumpang mobil bersama-sama untuk pulang-pergi kerja atau ke sekolah guna menghemat uang dan mengurangi bahan bakar yang Anda gunakan.
  • Berjalan kaki atau mengendarai sepeda alih-alih mengemudi.
  •  

Menggunakan peralatan elektronik yang efisien dalam konsumsi energi untuk mengurangi emisi karbon. Di Amerika Serikat, barang elektronik yang dibuat secara khusus untuk menggunakan listrik seminimum mungkin dilabeli “ENERGY STAR” oleh EPA. Carilah label yang satu ini


3. Mendaur ulang atau menggunakan kembali kemasan plastik, kaleng

Terapkan sistem penyekatan dan pemanas rumah yang efisien untuk mengurangi penggunaan energi

Pertimbangkan sumber energi rumah alternatif seperti panel surya, yang kini sudah semakin murah harganya.

Anda dapat meminimalkan dampak sampah Anda terhadap lingkungan. “3R” adalah:

  • ’’’Reduce:’’’ Kurangi konsumsi Anda. Jangan membeli barang yang tidak Anda butuhkan. Ketika Anda membeli barang, upayakan memilih produk yang menghasilkan limbah seminimum mungkin. Sebagai contoh, belilah barang-barang yang memiliki kemasan minim (atau tidak ada sama sekali) daripada membeli barang-barang yang memiliki banyak kotak atau kontainer. Semakin sedikit sampah yang Anda hasilkan, semakin kecil kontribusi Anda terhadap menurunnya keanekaragaman hayati yang disebabkan oleh penggunaan habitat alam sebagai TPA.
  • ’’’Reuse:’’’ Kurangi jumlah produk yang Anda buang, gunakanlah barang-barang lebih dari satu kali. Satu contoh yang mudah adalah menggunakan tas ransel atau tas belanja saat Anda pergi ke toko kelontong supaya Anda tidak menggunakan tas-tas baru. Sekali lagi, semakin sedikit sampah sama artinya dengan semakin rendahnya penurunan keanekaragaman hayati dari TPA yang kian meluas.
  • ’’’Recycle:’’’ Apabila Anda harus membuang sesuatu daur ulanglah barang tersebut supaya bisa dikonversi menjadi sesuatu yang berguna lagi


Melindungi keanekaragaman hayati sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan manusia. Yuks, mulai peduli terhadap lingkungan dari sekarang dan lakukan aktivitas sederhana tadi di rumah dan lingkungan
Jadi pahlawan lingkungan dan asyiknya, kita bisa melakukannya dari rumah

Perlu bantuan? Chat WA