Menu Close

KENALI cara kerja Thermal Gun agar tak termakan HOAKS

Desain flyer berisi tentang kenali cara kerja thermal gun agar tak termakan hoaks dengan gambar pemeriksaan suhu tubuh dengan alat thermal gun

Ada pemandangan baru yang terlihat dalam keseharian saat jalani new normal ini yaitu adanya pemeriksaan suhu tubuh di tempat keramaian

Proses pemeriksaan ini berlangsung cepat dan ada alat unik yang digunakan. Sekilas, alat yang digunakan mirip senjata dan cara penggunaanya pun seakan mau ditembak atau ditodong

Nah, kemiripan cara mememgang alat pengukur suhu tubuh seperti pistol inilah yang membuat alat pengkur suhu ini disebut dengan Thermal Gun

Thermal Gun atau Termometer tembak ini banyak dijumpai di tempat-tempat keramaian, seperti stasiun MRT, bandara, hingga di pintu masuk di sejumlah kantor

Kantor Developer Kota Modern Sriwijaya pun menerapkan emeriksaan ini

Semua protokol kesehatan ini dilakukan sebagai pencegahan penyebaran virus corona. Petugas biasanya akan mengarahkan termometer ke kening orang yang akan diukur suhunya. Sinar laser merah membantu petugas mengarahkan bagian yang ingin diukur

Suhu badan kemudian akan ditampilkan di layar di bagian belakang. Pengukuran suhu itu ternyata menggunakan sinar inframerah (infrared/IR)

Lantas, pernahkah terlintas di benak Anda bagaimana cara kerja perangkat tersebut?

Yuks, kita kenali Thermal Gun ini

Thermal gun adalah termometer infrared yang mengukur temperatur atau suhu tanpa bersentuhan dengan obyek yang akan diukur suhunya.

Thermal scanner alias alat pemindai suhu saat ini diandalkan sebagai pendeteksi dini seseorang diduga terjangkit virus corona atau tidak

Untuk diketahui, salah satu tanda terjangkit virus corona adalah demam. Manusia bisa dikatakan demam ketika suhu tubuh sudah melewati rata-rata suhu tubuh normal, yakni 37,5 derajat. 

Nah, alat ini berfungsi untuk langsung mendeteksi gejala dan tanda awal terjangkit virus corona

Thermal gun atau yang dikenal juga dengan termometer dahi bekerja dengan menggunakan infra merah yang muncul saat termometer diarahkan ke dahi. Kelebihan yang dimiliki termometer dahi adalah dapat merekam suhu dengan cepat dan akurat, serta dapat digunakan pada bayi yang berusia 3 bulan hingga orang dewasa.

Dikutip detikINET dari berbagai sumber,  Prinsip dasar termometer inframerah sendiri adalah semua obyek memancarkan energi infra merah. Semakin panas suatu benda, maka molekulnya semakin aktif dan semakin banyak energi infra merah yang dipancarkan.

Kulit manusia memancarkan radiasi inframerah (IR) yang lebih sedikit—emisinya lebih rendah.

Sehingga, yang terjadi pembacaan suhu tubuh juga menjadi lebih rendah dari pada yang sebenarnya. Sensor dalam thermo gun kemudian akan mengubah data-data energi tersebut menjadi ukuran energi panas dari objek. Setelah diarahkan ke objek, pengguna tinggal menarik pelatuk ‘pistol’ untuk melihat keterangan suhu pada layar thermo gun


Perlu dicatat, perangkat termometer sendiri memang memancarkan sinar laser. Alih-alih untuk mendeteksi suhu, sinar tersebut hanya berfungsi sebagai panduan untuk membidik objek mana yang akan diukur suhunya

Salah paham tentang LASER

Soal laser banyak orang salah kaprah. Banyak yang beranggapan laser itu otomatis merusak atau berbahaya. Sepertinya kebanyakan nonton film Hollywood nih. Mungkin kebanyakan nonton film Star Wars

Secara umum sinar laser itu hanyalah sinar dengan intensitas tinggi, karena ada amplifikasi, atau penguatan. Tapi tidak berbahaya. Hanya ada sebagian kecil laser yang berbahaya, karena destruktif.

Laser yang beredar di pasaran, termasuk yang dipakai sebagai pointer itu, aman saja. Laser yang destruktif tentu saja tidak dengan mudah diedarkan di pasar dan dipakai oleh orang awam

Yang harus diperhatikan kalau pakai sinar laser, jangan sampai kena mata. Selain itu tidak ada hal khusus. Laser helium-neon, misalnya, biasa dipakai dalam praktikum anak SMA. Tidak ada precaution khusus, kecuali soal jangan disorotkan ke mata.

Jika melihat cara kerja tadi, termometer tembak sejatinya tidak hanya dipakai untuk mendeteksi suhu tubuh manusia saja, melainkan juga sering dipakai untuk beberapa use case.

Sebagaimana dilansir Sciencing.com, termometer infrared juga digunakan oleh para pemadam kebakaran untuk mencari titik panas yang menjadi pusat api.


MANFAAT Thermal Gun

Di tengah wabah penyakit yang disebabkan oleh virus seperti sekarang ini pengukuran temperatur tubuh dengan menggunakan termometer inframerah sangat penting

Ada dua keunggulan termometer jenis ini, yaitu pengukuran bisa dilakukan dengan cepat dan cara pengunaan termoter infrared ini juga tidak perlu kontak langsung atau menyentuh objek yang diukur. Bisa mengukur dengan cepat membuat alat ini menguntungkan saat dipakai untuk banyak orang seperti di bandara, pelabuhan, atau stasiun kereta.

Termometer inframerah dapat mengukur temperatur badan manusia dalam waktu kurang dari 1 detik. Kalau memakai termometer konvensional, akan diperlukan waktu 30-60 detik

Dengan kecepatan itu tidak terjadi penumpukan orang yang mesti diukur. Tanpa kontak menghindarkan operator dari risiko tertular penyakit, sekaligus menghilangkan risiko penularan dari alat ukur

Dengan kamera inframerah ini orang-orang yang lalu lalang di tempat yang ramai bisa dengan mudah diukur temperatur tubuhnya

Tujuan pengamatan difokuskan untuk mendeteksi kalau ada orang yang temperatur badannya tidak umum karena demam. Dari deteksi ini orang tersebut dapat dengan mudah diidentifikasi, untuk diperiksa lebih lanjut

Nah, sudah paham khan dengan Thermal Gun ini serta infrared dan laser

Dengan makin ketat dan disiplin jalani Protokol Kesehatan, rantai penyebaran Covid19 bisa terputus dan kita bisa jalani new normal dengan damai


Perlu bantuan? Chat WA