Menu Close

Rumah Ramah Anak KUNCI Optimalisasi Tumbuh Kembang Buah Hati

desain tentang rumah ramah anak. Memperlihatkan anak-anak sedang bermain belajar dan membca buku bersama

Ada kebahagian tersendiri bila meliat anak mulai aktif. Menjelajah sana-sini dan menjadikan rumah sebagai arena bermainnya. Tak jarang benda berbahaya seperti benda tajam dan stop kontak pun menjadi sasaran anak untuk dieksplorasi

Selain bahagia, pasti juga ada rasa tegang. Khawatir anak terluka atau mengalami cidera. Sepertinya perasaan ini umum dirasakan oleh sebagian besar orangtua yang mempunyai anak kecil. Terutama anak yang sedang pada tahap eksplorasi, di mana semua objek di sekitar menjadi alat untuk memenuhi rasa ingin tahunya.

Sangat penting bagi orang tua untuk memahami bahwa dunia Anak adalah dunia yang ceria, dinamis dan penuh warna-warni. Sebagai Orang tua kita perlu memahami hal ini dan memfasilitasi rumah yang ramah anak untuk membantu tumbuh kembang si kecil

MANFAAT RUMAH RAMAH ANAK


Banyak manfaat dari menerapkan rumah ramah anak di antaranya :

  1. Meminimalisir risiko kecelakaan pada anak
  2. Perasaan tenang pada orangtua dalam memfasilitasi anak bermain
  3. Menghemat energi orangtua
  4. Membangun kepercayaan diri dan kemandirian anak karena diberi kepercayaan untuk melakukan berbagai hal sendiri
  5. Memberi ruang anak bereksplorasi secara maksimal untuk mendukung tumbuh kembangnya

RUMAH RAMAH ANAK

Gunakan material yang mudah dibersihkan

Untuk dinding misalnya, gunakanlah cat pelapis yang mudah dibersihkan (washable). Menggambar adalah bagian dari pembelajaran dalam tumbuh kembang anak.

Cat dinding yang mudah dibersihkan seharusnya menjadi pilihan utama kita untuk mengecat rumah khususnya area yang paling sering tempat bermain anak. Untuk furnitur pilih juga yang bisa dibuka dan dicuci, contohnya sofa dengan sarung yang bisa dilepas

Pilih furnitur yang berbahan lembut dan tidak tajam

Sebisa mungkin hindari furnitur dengan ujung-ujung yang tajam untuk  mengurangi resiko anak terbentur. Jika memungkinkan, gunakan furnitur yang dilapisi kain/upholstery untuk coffee table misalnya. Tanpa adanya ujung-ujung yang tajam tentunya kita akan lebih tenang melihat anak-anak kita bermain di dalam rumah tanpa takut mengalami cedera

Rapikan kabel dan stop kontak

Hindari resiko tersengat listrik dengan memasang penutup pada stop kontak dan merapikan kabel. Selain tidak enak dilihat, kabel yang berantakan rawan membuat anak tersandung

Jauhkan barang pecah belah dari jangkauan anak

Letakkan barang yang mudah pecah di tempat yang lebih tinggi agar  susah dijangkau oleh anak-anak. Usahakan untuk tidak meletakkan barang di atas meja dengan taplak atau table runner karena mudah terseret atau ditarik oleh anak-anak

Gunakan Matras

Penggunaan matras di area yang sering digunakan anak untuk permainan yang melibatkan motorik kasar (berlompatan, berguling, memanjat, dsb)

Hati-hati dengan kamar mandi/area basah

Anak-anak sangat senang bermain air.  Pastikan pintu kamar mandi selalu tertutup. Upayakan juga lantai kamar mandi agar selalu kering sehingga saat masuk tidak licin dan membuat terpeleset

Sediakan Sudut pelatihan intelektual

Sudut ini sebuah ruang terbuka dimana anak-anak dapat mengerjakan pekerjaan rumah mereka dan membaca buku

Ruang ini dibuat menyenangkan dan bisa dilengkapi dengan sudut menyimpan buku dan meja tempat menulis. Jika anak sudah mulai beranjak dewasa, ke depan ruang ini bisa dijadikan ruang kerja atau sudut hobi


Rumah RAMAH anak adalah KUNCI optimalisasi tumbuh kembang anak

Merancang rumah sedemikian rupa menjadi rumah ramah anak bertujuan agar anak bisa bebas belajar melalui proses eksplorasi di seluruh penjuru rumah, dan orangtua bisa fokus mendampingi dan mengajak anak bermain alih-alih selalu “mengawasi” yang menimbulkan ketegangan baik orangtua maupun anak

Perlu bantuan? Chat WA