Menu Close

STOP KLUSTER PENYEBARAN COVID 19 DI PERKANTORAN, JAUHI 3 R

desain flyer tentang mencegah penyebaran virus covid19 di perkantoran

Pandemi masih berlangsung. Jumlah orang positif COVID19 justru makin bertambah khususnya dari kelompok pekerja. Kabar buruk ini adalah kasus positif corona di Indonesia beberapa pekan terakhir banyak berasal dari kluster perkantoran

Berdasar data yang diterima, ada sejumlah perkantoran dari lembaga negara hingga swasta telah terdapat kasus COVID-19. Data berlogo Satgas COVID-19 per 25 Juli menunjukkan akumulasi data 59 klaster kantor dengan 375 kasus positif. Jumlah itu terhitung 4 Juni-25 Juli. Sedangkan sebelum 4 Juni, berdasar data tersebut, ada 43 jumlah kasus di kluster perkantoran.

Risiko lebih besar di dalam ruangan

Tak bisa dipungkiri, terjadinya kluster perkantoran penyebran COVID19 ini disebabkan adanya kebijakan tatanan normal baru. Masyarakat menganggap normal baru adalah kebebasan sehingga menganggap remeh virus ini dan tidak lagi disiplin jalankan protokol kesehatan. New normal dianggap pandemi sudah selesai maka protokol kesehatan tidak lagi diterapkan

Para milenial yang bekerja menjadi karyawan dan pegawai termasuk kelompok berisiko tinggi tertular virus ini. Salah satu pemicunya adalah penyelenggaraan kegiatan rapat atau pertemuan di ruang rapat yang ada di perkantoran

Mengutip The Conversation, Valley menyebut risiko penularan makin tinggi pada ruangan yang padat orang dan berventilasi buruk. 

Kenapa ruang rapat menjadi pemicu?

Penularan lewat udara terjadi ketika kita menghirup virus atau bakteri yang dibawa oleh partikel yang melayang di udara selama berjam-jam

WHO mendefiniskan penularan virus corona melalui udara sebagai penyebaran agen penular yang disebabkan oleh penyebaran aerosol yang melayang di udara dalam jarak dan waktu yang lama.

Teori menunjukkan bahwa sejumlah droplet pernapasan dapat menghasilkan aeorosol. Droplet merupakan buliran dengan ukuran partikel lebih dari 5 mikrometer. Sedangkan aerosol ukurannya lebih kecil lagi yakni kurang dari 5 mikrometer

Untuk mengingatkan kembali, aerosol adalah tetesan pernapasan yang sangat kecil sehingga dapat melayang di udara dan airborne adalah penularan via aerosol dalam jarak jauh

Untuk mengurangi resiko penyebaran virus, disarankan untuk membuka pintu dan jendela, memperbarui filter AC, dan perbanyak sirkulasi udara luar. Virus akan mudah menyebar jika ruangan tertutup tersebut selalu menghidupkan AC

Di ruang tertutup dengan sirkulasi minim berisiko besar menyebarkan virus, terlebih ruang sempit dan AC hidup terus. Karenanya, diusahakan jendela-jendela dibuka sehingga ada pergantian udara, tidak hanya muter terus udaranya

Ventilasi udara yang baik harus dibarengi dengan protokol lain seperti menggunakan masker dan menjaga jarak

Don Milton, ahli aerosol dari Universitas Maryland, AS, menyarankan gedung umum dan bisnis mempertimbangkan penggunaan air purifiers dan alat sinar ultraviolet (UV-C) untuk membunuh virus, seperti dikutip The New York Times

Cegah Penyebaran dengan JAUHI 3 R

Langkah apa saja untuk mencegah penyebaran makin meluas selama di kantor?

Salah satu cara mencegah COVID19 melalui udara dengan jauhi 3R, yaitu: ramai, ruangan, rapat

Untuk mempraktikkan 3R ini, lakukan langkah-langkah ini

Pertama, hindari keramaian. Termasuk di kantor. Pastikan untuk menjaga jarak di dalam ruangan dan hindari ruangan yang terlalu banyak orang.

Kedua, memastikan ruang kerja atau tempat berakitivitas memiliki sirkulasi udara yang baik dan cukup mendapat sinar matahari. Oleh karenanya, ventilasi ruangan harus benar-benar diperhatikan.

Ketiga, Kurangi aktivitas rapat. Apalagi di ruangan ber AC dengan jumlah orang banyak. Bila terpaksa dilakukan, batasi jumlah pembicara dan upayakan rapat tidak lebih dari setengah jam. Kemudian diminta agar tidak ada makanan atau minuman di ruang rapat, sehingga peserta tak perlu membuka maskernya

Lakukan dengan disiplin dan jauhi 3 R ini selama di kantor. Selalu pakai masker selama masih berada di luar rumah atau di tempat umum, termasuk di ruangan kantor.

Pahami bahwa ruangan yang tertutup dan memiliki sirkulasi sedikit, terutama ruang sempit dapat meningkatkan risiko persebaran virus.


Hati-hati dan tetap jaga kesehatan. Pastikan jalankan protokol kesehatan





Perlu bantuan? Chat WA